Langsung ke konten utama

Postingan

Sisi Positif Pandemi Covid-19

Beberapa baju - baju yang di pajang pada toko milik Nanda Pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) banyak sekali karyawan yang dirumahkan dan bahkan sampai dipecat dari tempat mereka bekerja. Namun, dengan hal tersebut banyak bermunculan usaha – usaha rumahan yang berdiri dimasa PSBB ini. Hal itu yang membuat Ananda atau nanda membuat suatu toko pakaian bernama nande’s Shop . Nande’s Shop ini berdiri sejak 3 bulan lalu disaat pandemic Covid-19 sedang naik, yang menarik dari toko ini adalah cara berjualan mereka yang di namakan “1 Juta Sekerdus”. “ Satu juta sekerdus adalah paket usaha yang aku berikan kepada para re-seller kita” Ucap Nanda di tokonya, senin (06/07). Paket usaha ini adalah yang membuat toko ini langsung melejit di pasaran anak muda, selain itu pada awal penjualannya mereka mengguanakan applikas Shoope Live untuk menjual barang barang mereka. Pada dasarnya membuka suatu usaha pada masa pandemi seperti sekarang adalah cara terbaik dan terburuk juga....
Postingan terbaru

Dari Plastik, Untuk Bumi Yang Lebih Baik

Akun Instagram Komunitas Plastik Untuk Kebaikan Pada saat ini, masalah lingkungan bisa dijadikan sebagai momok yang paling menghantui masyarakat. Sebab, jika dilihat sudah banyak yang terdampak dari masalah yang terjadi   akibat rusaknya lingkungan. Mulai dari pemanasan global, longsor, bahkan sampai kebakaran lahan. Namun, yang banyak menjadi sorotan adalah permasalahan lingkungan yang berbau dengan sampah, terkhusunya sampah plastik. Masalah sampah plastik menjadi momok diberbagai negara, khususnya indonesia. Menurut Data Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun, hasil ini diambil pada tahun 2019. Dari data tersebut, bisa kita lihat kalau permasalahan sampah plastik merupakan hal yang sangat mengkhawatirkan, terlebih plastik merupakan bahan yang susah untuk dilebur atau di hancurkan oleh, butuh beberapa tahun untuk menleburkannya. Ditengah masalah sampah plastik ...

Laga Pamungkas Seorang Bambang Pamungkas

Foto bersama Squad Persija bersama Bambang Pamungkas (Bepe) Foto : Chandra Gunawan “ Orang bijak berkata, laki – laki sejati tidak menangis, tapi hatinya berdarah. Malam ini izinkan saya untuk menjadi laki – laki sejati, tidak banyak berbicara namun hati saya yang berdarah” Ucap Bepe setelah laga usai, Selasa   (17/12). Pekan ke-33 Liga 1 2019 menjadi pekan yang sangat emosional untuk Bambang Pamungkas, sebab pekan ini merupakan pekan terakhir Bepe sapaan akrabnya bertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dengan seragam Klub kebanggan Ibukota yaitu Persija Jakarta. Terlebih pekan ini juga menjadi lebih special, karna laga perpisahan Bepe adalah melawan Persebaya Surabaya yang merupakan laga EL-Classico nya Indonesia. Pada pertadingan ini Bepe tidak bermain sebagai starter, namun bermain dari bangku cadangan. Bepe masuk menggantikan Sandi Sute pada menit ke-75, selama 15 menit bermain para pendukung setiak Persija ( The jak mania) meneriaki namanya ketik...

Persija Hancurkan Laskar Sape Kerap di Senayan

Skuad Persija ( Foto by Chandra Gunawan) Persija berhasil menaklukan Madura United di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan pada lanjutan pekan ke-32 Liga 1 2019, Jumat (13/12). Persija berhasil menbobol gawang Madura sebanyak 4 kali,melalu 3 sepakan penalti Marko Simic dan 1 sepakan datar dari Ramdani Lestaluhu. Sedari babak pertama kedua tim memang bermain saling ngotot untuk mencetak gol, namun pada 8 menit pertama jalannya pertandingan di pegang oleh Madura United. Semua berbalik sedari Menit ke 15, persija berhasil keluar dari tekanan dan balik menyerang ke lini pertahanan dari Madura, Terbukti tim besutan tavarez berhasil membobol 3 angka ke gawang Madura yang di jaga oleh Muhammad Ridho hanya dalam rentan waktu 9 menit saja . Skuad Madura United ( Foto by Chandra Gunawan) Sebenarnya Madura bukan tampil tanpa peluang, banyak peluang yang di bangun oleh tim asuhan Rasiman ini, namun belum ada yang bisa menjebol gawang Andritany,malah Madura kecolo...

Persija VS Madura, Ujian Persija Untuk Bertahan di Liga

Sesi Konfrensi Pers Madura United, SUGBK, Senayan (Foto : Chandra Gunawan) Pekan ke-32 Liga 1 2019 menghadirkan partai seru antara Tuan rumah Persija Jakarta yang akan di tantang oleh Madura United di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada Jumat (13/12) Malam. Persija yang membutuhkan poin 3 untuk menjauhkan mereka dari bayang – bayang zona degradasi dan Madura United yang berusaha untuk meraih poin penuh agar bisa bertahan di 5 besar klasemen Liga 1 2019. Persija yang saat ini berada di posisi 15 dengan 38 poin masih belum aman untuk bertahan di Liga 1 musim depan terlebih dua kekalahan berturut pada pekan ke 30 dan 31. “ situasi ini tidak bagus untuk Persija, bahkan tim papan tengah hanya berjarak 6 poin dengan zona degradasi” ucap Tavarez di konferensi pers sebelum laga, Kamis (12/12) di Ruang Konferensi pers Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan. Sesi Konfrensi Pers Persija Jakarta, SUGBK, Senayan (Foto : Chandra Gunawan La...

The Guardians Taklukan Macan Kemayoran di PTIK

 Squad persija sedang melakukan diskusi sebelum pertandingan. Persija Jakarta harus mengakui kekalahan 3-0 atas Bhayangkara FC pada lanjutan pekan ke-30 Liga 1 2019, di stadion PTIK, Kebayoran, Jakarta, Rabu (04/12/19). Bhayangkara FC sukses memenangkan pertandingan melalui sepakan kaki Adam Alis (22) , Herman Dzumafo (28) dan Lee Yujun (36). Pada menit ke 57 Persija Jakarta harus bermain dengan 10 orang pemain karna Ryuji Utomo harus di ganjar dengan kartu merah. Herman Dzumafo yang sedang kesakitan akibat berbenturan dengan pemain persija. Squad asuhan Tavares sebenarnya memiliki efektivitas serangan lebih baik di bandingkan dengan squad asuhan Paul Munster, namun karna faktor kosentrasi akibat gol Adam Alis yang mengakibatkan terjadinya gol gol berikutnya. ".... kita kehilangan kosentrasi akibat 3 gol yang terjadi dalam waktu lebih dari 7 menit..... Selain itu juga tidak berjalannya taktik dengan baik" ujar Edson Tavares pada konfrensi pers. Paul Muns...

Dialog terbuka memperingati HUT Lembaga Pers Dr. Seopomo

Dialog terbuka memperingati HUT Lembaga Pers Dr. Seopomo Mohammad Nuh Ketua Dewan Pers memaparkan bahwa media itu harus asik bukan sebagai kompor perpecahan pada dialog Bisnis media di era revolusi industry 4.0 yang di buat oleh Lembaga Pers Dr. Seopomo (LPDS) di Hall Dewan Pers, Jakarta, selasa (23/07). “ media tidak menjadi kompor yang menjadikan perpecahan, tapi menjadi asik” kata Nuh pada dialog di Halll Dewan Pers. Memang pada masa ini media cendrung bukan menjadi suatu alat perdamain malah menjadi kompor yang menyulut perpecahan. Media yang dasarnya adalah sebagai pemberi informasi yang baik kepada masyarakat tapi malah menjadi biang keladi perpecahan, itulah yang menjadi musuh media pada saat ini. Media yang baik akan menciptakan sebuah populasi masyrakat yang baik juga. Selain membahas tentang media yang bukan menjadi kompor perpecahan, dialog ini juga membahas tentang bagaimana transformasi media cetak di era 4.0 ini yang di sampaikan Direktur utama Tempo...