Langsung ke konten utama

Persija Hancurkan Laskar Sape Kerap di Senayan

Skuad Persija ( Foto by Chandra Gunawan)


Persija berhasil menaklukan Madura United di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan pada lanjutan pekan ke-32 Liga 1 2019, Jumat (13/12). Persija berhasil menbobol gawang Madura sebanyak 4 kali,melalu 3 sepakan penalti Marko Simic dan 1 sepakan datar dari Ramdani Lestaluhu.

Sedari babak pertama kedua tim memang bermain saling ngotot untuk mencetak gol, namun pada 8 menit pertama jalannya pertandingan di pegang oleh Madura United. Semua berbalik sedari Menit ke 15, persija berhasil keluar dari tekanan dan balik menyerang ke lini pertahanan dari Madura, Terbukti tim besutan tavarez berhasil membobol 3 angka ke gawang Madura yang di jaga oleh Muhammad Ridho hanya dalam rentan waktu 9 menit saja
.
Skuad Madura United ( Foto by Chandra Gunawan)

Sebenarnya Madura bukan tampil tanpa peluang, banyak peluang yang di bangun oleh tim asuhan Rasiman ini, namun belum ada yang bisa menjebol gawang Andritany,malah Madura kecolongan pada menit akhir babak pertama, dimana serangan balik di manfaatkan oleh Sandi Sute yang akhirnya di langgar oleh Rendika Rama dalam kotak penalti dan mengakibatkan Madura mendapat hukuman penalti ketiga pada malam hari ini.

Pertandingan babak kedua tidak jauh berbeda, kedua tim sama – sama jual beli serangan, namun persija lebih menjaga kedalam pertahanan pada akhir pertandingan agar bisa menjaga keunggulan. Madura bukan tanpa peluang emas, sepakan David Lally hampir menjebol gawang Andritany jika saja tidak di ganggu oleh lini pertahanan persija dan tendangannya melebar.
Hingga akhir pertandingan hasil tidak berubah sama sekali, Persija tetap menang 4-0 dari Madura United dan membuat Persija bertahan di Liga 1 musim depan.
Marko Simic dan Rohit Chand ( Foto by Chandra Gunawan)

Selebrasi Gol Marko Simic ( Foto by Chandra Gunawan)

Pencetak gol :
Persija : Marko Simic 21(p), 29(p), 45+1(p).
Ramdani Lestaluhu 26.
Madura : -
Kartu Kuning :
Ante Bakmaz ,18
Jaimerson, 26
Rendika, 45+1

Persija : Fitra Ridwan ( Rachmad Hidayat), 68                      
                Sandi Sute ( Adrianus Dwiki), 80                                                                
                Marko Simic ( Bambang Pamungkas), 86                                               
Madura United : Zulfiandi (Guntur Ariyadi), 54
                                Abimanyu ( Asep Berlian), 56
                                Beto ( Faather), 83


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dari Plastik, Untuk Bumi Yang Lebih Baik

Akun Instagram Komunitas Plastik Untuk Kebaikan Pada saat ini, masalah lingkungan bisa dijadikan sebagai momok yang paling menghantui masyarakat. Sebab, jika dilihat sudah banyak yang terdampak dari masalah yang terjadi   akibat rusaknya lingkungan. Mulai dari pemanasan global, longsor, bahkan sampai kebakaran lahan. Namun, yang banyak menjadi sorotan adalah permasalahan lingkungan yang berbau dengan sampah, terkhusunya sampah plastik. Masalah sampah plastik menjadi momok diberbagai negara, khususnya indonesia. Menurut Data Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun, hasil ini diambil pada tahun 2019. Dari data tersebut, bisa kita lihat kalau permasalahan sampah plastik merupakan hal yang sangat mengkhawatirkan, terlebih plastik merupakan bahan yang susah untuk dilebur atau di hancurkan oleh, butuh beberapa tahun untuk menleburkannya. Ditengah masalah sampah plastik ...

The Guardians Taklukan Macan Kemayoran di PTIK

 Squad persija sedang melakukan diskusi sebelum pertandingan. Persija Jakarta harus mengakui kekalahan 3-0 atas Bhayangkara FC pada lanjutan pekan ke-30 Liga 1 2019, di stadion PTIK, Kebayoran, Jakarta, Rabu (04/12/19). Bhayangkara FC sukses memenangkan pertandingan melalui sepakan kaki Adam Alis (22) , Herman Dzumafo (28) dan Lee Yujun (36). Pada menit ke 57 Persija Jakarta harus bermain dengan 10 orang pemain karna Ryuji Utomo harus di ganjar dengan kartu merah. Herman Dzumafo yang sedang kesakitan akibat berbenturan dengan pemain persija. Squad asuhan Tavares sebenarnya memiliki efektivitas serangan lebih baik di bandingkan dengan squad asuhan Paul Munster, namun karna faktor kosentrasi akibat gol Adam Alis yang mengakibatkan terjadinya gol gol berikutnya. ".... kita kehilangan kosentrasi akibat 3 gol yang terjadi dalam waktu lebih dari 7 menit..... Selain itu juga tidak berjalannya taktik dengan baik" ujar Edson Tavares pada konfrensi pers. Paul Muns...