Langsung ke konten utama

Sisi Positif Pandemi Covid-19


Beberapa baju - baju yang di pajang pada toko milik Nanda

Pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) banyak sekali karyawan yang dirumahkan dan bahkan sampai dipecat dari tempat mereka bekerja. Namun, dengan hal tersebut banyak bermunculan usaha – usaha rumahan yang berdiri dimasa PSBB ini. Hal itu yang membuat Ananda atau nanda membuat suatu toko pakaian bernama nande’s Shop . Nande’s Shop ini berdiri sejak 3 bulan lalu disaat pandemic Covid-19 sedang naik, yang menarik dari toko ini adalah cara berjualan mereka yang di namakan “1 Juta Sekerdus”.

“ Satu juta sekerdus adalah paket usaha yang aku berikan kepada para re-seller kita” Ucap Nanda di tokonya, senin (06/07). Paket usaha ini adalah yang membuat toko ini langsung melejit di pasaran anak muda, selain itu pada awal penjualannya mereka mengguanakan applikas Shoope Live untuk menjual barang barang mereka. Pada dasarnya membuka suatu usaha pada masa pandemi seperti sekarang adalah cara terbaik dan terburuk juga. Sebab, bisa dikatakan terbaik karna merupakan cara untuk menyambung hidup dan terburuknya, karna bisa jadi banya orang yang tidak tertarik membeli barang dimasa pandemic seperi sekarang

“Awalnya emang susah banget, untuk membangun itu susah banget. Tapi, Alhamdulillah pada masa pandemic korona seperti saat ini, penjualannya makein rame, di online malah justru naik. Yang turun itu paling di offline karna orang gaboleh kluar ke mana – mana. Makanya meningkat itu di online”Ujar nanda saat ditanya tentang penjualan dimasa pandemic


Keadaan gudang penyimpanan barang dagangan , Senin (13/7)

Peraturan pemerintah yang melarang untuk adanya aktifitas di beberapa tempat perbenjaan adalah salah satu dari faktor yang menyebabkan nanda membuka toko busana yang berdiri sampai sekarang dan malah bisa meraup omset yang lumayan besar pada masa pandemi seperti sekarang. Omset yang diraup dari sekitar 3 bulan terakhir bisa membuat usaha yang dibangun nanda bisa menyewa roku untuk menyetok baju baju yang akan di perjual belikan melalui situs jual beli.

“Buat temen – tmen yang masih belum nemu celahnya untuk usaha itu gimana, pokoknya buat kalian jangan takut untuk memulai usaha. Jika kalian sungguh – sungguh, pasti ada kok jalannya. Buat temen – temen jangan takut, intinya berani memulai. Bukan bisa apa enggak, tapi mau apa enggak.” Tutup nanda pada saat sesi wawancara.

sesi wawancara bersama pemilik toko

Memang pada masa seperti sekarang, yang dimana susahnya untuk mencari lapangan pekerjaan harusnya masyarakat bisa mengasah kemampuan soft skill mereka dan memanfaatkan kebisaan mereka untuk bertahan hidup dan mengahasilkan uang pada saat seperti ini. Maka dari itu, mulailah sesuatu dari yang kecil dulu, secara bertahap dan mempunya planning yang jauh kedepan.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dari Plastik, Untuk Bumi Yang Lebih Baik

Akun Instagram Komunitas Plastik Untuk Kebaikan Pada saat ini, masalah lingkungan bisa dijadikan sebagai momok yang paling menghantui masyarakat. Sebab, jika dilihat sudah banyak yang terdampak dari masalah yang terjadi   akibat rusaknya lingkungan. Mulai dari pemanasan global, longsor, bahkan sampai kebakaran lahan. Namun, yang banyak menjadi sorotan adalah permasalahan lingkungan yang berbau dengan sampah, terkhusunya sampah plastik. Masalah sampah plastik menjadi momok diberbagai negara, khususnya indonesia. Menurut Data Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun, hasil ini diambil pada tahun 2019. Dari data tersebut, bisa kita lihat kalau permasalahan sampah plastik merupakan hal yang sangat mengkhawatirkan, terlebih plastik merupakan bahan yang susah untuk dilebur atau di hancurkan oleh, butuh beberapa tahun untuk menleburkannya. Ditengah masalah sampah plastik ...

The Guardians Taklukan Macan Kemayoran di PTIK

 Squad persija sedang melakukan diskusi sebelum pertandingan. Persija Jakarta harus mengakui kekalahan 3-0 atas Bhayangkara FC pada lanjutan pekan ke-30 Liga 1 2019, di stadion PTIK, Kebayoran, Jakarta, Rabu (04/12/19). Bhayangkara FC sukses memenangkan pertandingan melalui sepakan kaki Adam Alis (22) , Herman Dzumafo (28) dan Lee Yujun (36). Pada menit ke 57 Persija Jakarta harus bermain dengan 10 orang pemain karna Ryuji Utomo harus di ganjar dengan kartu merah. Herman Dzumafo yang sedang kesakitan akibat berbenturan dengan pemain persija. Squad asuhan Tavares sebenarnya memiliki efektivitas serangan lebih baik di bandingkan dengan squad asuhan Paul Munster, namun karna faktor kosentrasi akibat gol Adam Alis yang mengakibatkan terjadinya gol gol berikutnya. ".... kita kehilangan kosentrasi akibat 3 gol yang terjadi dalam waktu lebih dari 7 menit..... Selain itu juga tidak berjalannya taktik dengan baik" ujar Edson Tavares pada konfrensi pers. Paul Muns...