Langsung ke konten utama

Dari Plastik, Untuk Bumi Yang Lebih Baik

Akun Instagram Komunitas Plastik Untuk Kebaikan

Pada saat ini, masalah lingkungan bisa dijadikan sebagai momok yang paling menghantui masyarakat. Sebab, jika dilihat sudah banyak yang terdampak dari masalah yang terjadi  akibat rusaknya lingkungan. Mulai dari pemanasan global, longsor, bahkan sampai kebakaran lahan. Namun, yang banyak menjadi sorotan adalah permasalahan lingkungan yang berbau dengan sampah, terkhusunya sampah plastik. Masalah sampah plastik menjadi momok diberbagai negara, khususnya indonesia. Menurut Data Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun, hasil ini diambil pada tahun 2019. Dari data tersebut, bisa kita lihat kalau permasalahan sampah plastik merupakan hal yang sangat mengkhawatirkan, terlebih plastik merupakan bahan yang susah untuk dilebur atau di hancurkan oleh, butuh beberapa tahun untuk menleburkannya.

Ditengah masalah sampah plastik yang mengkhawatirkan, munculah berbagai macam komunitas yang membuat program tentang bagaimana membuat plastik menjadi suatu hal yang bernilai ekonomi serta menyadarkan masyarakat tentang bahayanya membuang sampag sembarangan. Salah satu komunitas itu adalah Komunitas Plastik Untuk Kebaikan. “Komunitas plastik untuk kebaikan merupakan sekumpulan orang yang peduli akan lingkungan dan permasalahan sampah, khususnya sampah plastik. Kami ingin mengedukasi bahwa plastik khususnya botol2 plastik ini jika digunakan secara bijak dan sampahnya dipilah sejak dari rumah masih memiliki nilai ekonomi. Kami melakukan kegiatan, seperti clean up, tukar botol plastik dengan sembako dan masih banyak kegiatan lainnya” ujar Nada, salah satu Humas dari Komunitas Plastik Untuk Kebaikan.



Beberapa kegiatan yang dilakukan oleh Komunitas ini. Sumber : Plastik Untuk Kebaikan

Komunitas ini mempunya program bagaimana membuat sampah plastik yang di anggap tidak penting menjadi barang yang memiliki nilai ekonomi lagi. Hal tersebut secara tidak langsung, berdampak kepada berkurangnya sampah plastik yang tersebar di masyarakat. Pengalihan sampah plastik menjadi barang yang bernilai ekonomi banyak menjadi pertanyaan, karna sudah jarang ada orang yang memanfaatkan sampah plastik selain untuk di tumpuk. Selain itu yang membuat menarik dari komunitas ini adalah, adanya program penukaran sampah plastik dengan sembako. “Program ini dimaksudkan untuk mengajarkan kepada masyarakat untuk bisa memilah sampahnya sejak dr rumah. Terbukti botol2 yang mereka kumpulkan tidak menjadi sampah, malah bisa di tukarkan dengan sembako ataupun uang. Bukankah itu sangat membatu ekonomi? Hanya dengan sampah botol plastik loh” ucap Nada.

Semakin kesini, komunitas yang sangat peduli dengan sampah terutama sampah plastik ini melebarkan sayapnya dengan bekerja sama dengan karang taruna atau lembaga keremajaan disekitarnya. Dengan bekerja sama, mereka membuat komunitas ini bisa mengurangi sampah plastik dan membuat masyarakat tersadar akan bahayanya sampah plastik jika dibuang sembarangan.

“Untuk yang masih buang sampah sembarangan. Yuk mulai buang sampah pada tempatnya, pilah sampah, ambil manfaat ekonomi dr sampah plastikmu, jangan jadikan sampah warisan untuk anak cucumu” tutup nada pada akhir sesi wawancara.

Youtube komunitas plastik untuk kebaikan : https://www.youtube.com/channel/UCWflg7yYQrms2oDiZK2LF0Q

Komentar

Postingan populer dari blog ini

The Guardians Taklukan Macan Kemayoran di PTIK

 Squad persija sedang melakukan diskusi sebelum pertandingan. Persija Jakarta harus mengakui kekalahan 3-0 atas Bhayangkara FC pada lanjutan pekan ke-30 Liga 1 2019, di stadion PTIK, Kebayoran, Jakarta, Rabu (04/12/19). Bhayangkara FC sukses memenangkan pertandingan melalui sepakan kaki Adam Alis (22) , Herman Dzumafo (28) dan Lee Yujun (36). Pada menit ke 57 Persija Jakarta harus bermain dengan 10 orang pemain karna Ryuji Utomo harus di ganjar dengan kartu merah. Herman Dzumafo yang sedang kesakitan akibat berbenturan dengan pemain persija. Squad asuhan Tavares sebenarnya memiliki efektivitas serangan lebih baik di bandingkan dengan squad asuhan Paul Munster, namun karna faktor kosentrasi akibat gol Adam Alis yang mengakibatkan terjadinya gol gol berikutnya. ".... kita kehilangan kosentrasi akibat 3 gol yang terjadi dalam waktu lebih dari 7 menit..... Selain itu juga tidak berjalannya taktik dengan baik" ujar Edson Tavares pada konfrensi pers. Paul Muns...