Langsung ke konten utama

Tri Agung Kristanto : Media cetak harus kreatif

Tri Agung Kristanto : Media cetak harus kreatif



Wakil Pemimpin Redaksi (WAPEMRED) Kompas, Tri Agung Kristanto mengemukakan persepsi tentang media cetak harus kreatif pada dialog bebas di peringatan ulang tahun Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) , Jakarta, Selasa (23/07).

“Koran atau media cetak akan tetap hidup, dengan harus mengedepankan kreatifitas” ujar Tri pada dialog terbuka di Gedung Pers, Jakarta. Persepsi itu muncul karna pada saat ini media yang ada banyak gulung tikar atau berhenti beroperasi.

Pembahasan meluas bahwa media cetak pada era ini harus lah kreatif agar tetap eksis dan tidak tergerus zaman seperti yang di katakana oleh mas Tri di awal pertemuan. Media cetak saaat ini lebih ke arah monoton dan tidak mengembangkan ke kreatifitasan yang menjadi dasar media cetak agar berkurang peminat dan menjamurnya media daring.

Pemaparan dari mas Tri juga di kuatkan dengan data – data yang di berikan pada dialog terbuka tersebut, bagaimana banyak media salah mengambil pilihan yang akhirnya malah berhenti beroperasi. Selain itu jug banyak media yang tidak menghitung sebab akibat mereka melakukan hal tersebut, media sekarang lebih memilih menerbitkan pemberitaan dari media daring dari pada media cetak yang pada dasarnya itu langkah yang kurang tepat jika masih kurangnya koordinasi yang cakap.

Selain membahas tentang media cetak dan kreatifitas, sesi ini juga membahas bahwa sudah ada sebuah teknologi yang di rancang untuk kebutuh jurnalisme, yaitu Robotic journalism. Teknologi tersebut mempergunakan robot untuk menulis berita, namun hasilnya tidak bisa se akurat jurnalis manusia, sebab robotic journalism itu hanya bisa melihat hanya ke satu sisi.

“Robotic journalism, tidak sepenuhnya bisa menangkap pemberitaan” kata Tri untuk menguatkan argumennya. Memang pada dasarnya di industry 4.0 semua menggunakana teknologi, namun tidak semua hal bisa di lakukan oleh robot dan salah satunya di bidang jurnalistik.

Pada akhir sesi mas Tri kembali mengingatkan bahwa media cetak hari ini harus berkreatifitas jika tak ingin terpuruk dan bisa eksis sampai lama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dari Plastik, Untuk Bumi Yang Lebih Baik

Akun Instagram Komunitas Plastik Untuk Kebaikan Pada saat ini, masalah lingkungan bisa dijadikan sebagai momok yang paling menghantui masyarakat. Sebab, jika dilihat sudah banyak yang terdampak dari masalah yang terjadi   akibat rusaknya lingkungan. Mulai dari pemanasan global, longsor, bahkan sampai kebakaran lahan. Namun, yang banyak menjadi sorotan adalah permasalahan lingkungan yang berbau dengan sampah, terkhusunya sampah plastik. Masalah sampah plastik menjadi momok diberbagai negara, khususnya indonesia. Menurut Data Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun, hasil ini diambil pada tahun 2019. Dari data tersebut, bisa kita lihat kalau permasalahan sampah plastik merupakan hal yang sangat mengkhawatirkan, terlebih plastik merupakan bahan yang susah untuk dilebur atau di hancurkan oleh, butuh beberapa tahun untuk menleburkannya. Ditengah masalah sampah plastik ...

The Guardians Taklukan Macan Kemayoran di PTIK

 Squad persija sedang melakukan diskusi sebelum pertandingan. Persija Jakarta harus mengakui kekalahan 3-0 atas Bhayangkara FC pada lanjutan pekan ke-30 Liga 1 2019, di stadion PTIK, Kebayoran, Jakarta, Rabu (04/12/19). Bhayangkara FC sukses memenangkan pertandingan melalui sepakan kaki Adam Alis (22) , Herman Dzumafo (28) dan Lee Yujun (36). Pada menit ke 57 Persija Jakarta harus bermain dengan 10 orang pemain karna Ryuji Utomo harus di ganjar dengan kartu merah. Herman Dzumafo yang sedang kesakitan akibat berbenturan dengan pemain persija. Squad asuhan Tavares sebenarnya memiliki efektivitas serangan lebih baik di bandingkan dengan squad asuhan Paul Munster, namun karna faktor kosentrasi akibat gol Adam Alis yang mengakibatkan terjadinya gol gol berikutnya. ".... kita kehilangan kosentrasi akibat 3 gol yang terjadi dalam waktu lebih dari 7 menit..... Selain itu juga tidak berjalannya taktik dengan baik" ujar Edson Tavares pada konfrensi pers. Paul Muns...