Langsung ke konten utama

Pesta pemilu raya UHAMKA


Pesta Pemilu raya UHAMKA
Pemilu raya yang sedang di laksanakan di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr Hamka,Kamis (11/7) mendapat respon bagus dari para mahasiswa terutama mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

 Para mahasiswa ikut ambil andil dalam pencoblosan yang sedang berlangsung dengan sangat antusias, banyak dari mahasiswa hanya datang untuk menggunakan hak suaranya dalam pemilu raya tersebut. “ kita sebagai mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik mensukseskan pemilu raya di uhamka ini dan jangan sampai golput, karna suara mu untuk Uhamka yang berdaulat” ujar Rendy Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah.

Suara mahasiswa yang di gunakan adalah suara yang sangat berpengaruh unutk Uhamka kedepannya, maka dari itu banyak mahasiswa yangmembela-belakan untuk datang hanya untuk mencoblos saja.

Sehari sebelum acara ini berlangsung memang banyak sekali kendala – kendala yang di hadapi oleh KPUD karna memang pusat dari KPU sendiri berada di FKIP Pasar Rebi,Jakarta Timur. “…. Terkait jarak waktu dan macet juga , karna kan memang pusatnya di pasar rebo” jawan Rendy di Tanya soal kendala persiapan.

Persiapan juga di mulai dari jauh jauh hari bahkan sebulan sebelum acara ini di  mulai, banyak sekali keperluan yang di urus, ,mulai dari pendaftaran  paslon yang akan naik menjadi pimpinan dan juga berkas-berkas paslon yang menjadi syarat naiknya mereka ke BEM atau HIMA.Selain itu  mereka juga menyiapkan persiapan logistic untuk acara Pemira berlangsung.

Bukan hanya mengumpulkan berkas – berkas para pasangan calon, para anggota KPUD juga bertugas  mengawasi berjalannya pemira agar tertib dan tak ada kecurangan serta menghitung pengumutan suara pada akhir pemira berlangsung.

Hasil dari kerja keras para anggota  KPUD sangat terasa, karna mahasiswa terlihat antusias dengan pemira yang sedang berlangsung, dan Pemira berjalan sangat aman dan tak ada keributan antar timses para calon petinggi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dari Plastik, Untuk Bumi Yang Lebih Baik

Akun Instagram Komunitas Plastik Untuk Kebaikan Pada saat ini, masalah lingkungan bisa dijadikan sebagai momok yang paling menghantui masyarakat. Sebab, jika dilihat sudah banyak yang terdampak dari masalah yang terjadi   akibat rusaknya lingkungan. Mulai dari pemanasan global, longsor, bahkan sampai kebakaran lahan. Namun, yang banyak menjadi sorotan adalah permasalahan lingkungan yang berbau dengan sampah, terkhusunya sampah plastik. Masalah sampah plastik menjadi momok diberbagai negara, khususnya indonesia. Menurut Data Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun, hasil ini diambil pada tahun 2019. Dari data tersebut, bisa kita lihat kalau permasalahan sampah plastik merupakan hal yang sangat mengkhawatirkan, terlebih plastik merupakan bahan yang susah untuk dilebur atau di hancurkan oleh, butuh beberapa tahun untuk menleburkannya. Ditengah masalah sampah plastik ...

The Guardians Taklukan Macan Kemayoran di PTIK

 Squad persija sedang melakukan diskusi sebelum pertandingan. Persija Jakarta harus mengakui kekalahan 3-0 atas Bhayangkara FC pada lanjutan pekan ke-30 Liga 1 2019, di stadion PTIK, Kebayoran, Jakarta, Rabu (04/12/19). Bhayangkara FC sukses memenangkan pertandingan melalui sepakan kaki Adam Alis (22) , Herman Dzumafo (28) dan Lee Yujun (36). Pada menit ke 57 Persija Jakarta harus bermain dengan 10 orang pemain karna Ryuji Utomo harus di ganjar dengan kartu merah. Herman Dzumafo yang sedang kesakitan akibat berbenturan dengan pemain persija. Squad asuhan Tavares sebenarnya memiliki efektivitas serangan lebih baik di bandingkan dengan squad asuhan Paul Munster, namun karna faktor kosentrasi akibat gol Adam Alis yang mengakibatkan terjadinya gol gol berikutnya. ".... kita kehilangan kosentrasi akibat 3 gol yang terjadi dalam waktu lebih dari 7 menit..... Selain itu juga tidak berjalannya taktik dengan baik" ujar Edson Tavares pada konfrensi pers. Paul Muns...